PANARAGAN — Ketua Majelis Taklim (MT) Al Firdaus Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Hj. Novianti Novriwan, resmi mengukuhkan Pengurus Kelompok Kerja (Pokja) MT Al Firdaus tingkat kecamatan se-Kabupaten Tubaba.
Pengukuhan berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Tubaba, Rabu (2/9/2026), dan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Tubaba, para camat, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan, tokoh agama dan tokoh masyarakat, pimpinan organisasi keagamaan, serta pengurus MT Al Firdaus tingkat kabupaten dan kecamatan.
Dalam sambutannya, Hj. Novianti Novriwan menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari amanah dan tanggung jawab pengurus untuk menghidupkan kegiatan keagamaan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan awal dari amanah dan tanggung jawab untuk menghidupkan kegiatan keagamaan, mempererat silaturahmi, meningkatkan pemahaman agama, membina keluarga, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan MT Al Firdaus tidak hanya diarahkan sebagai wadah pengajian, tetapi juga memiliki peran dalam pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang.
Program tersebut mencakup pemberdayaan ekonomi, pembinaan akhlak remaja, kesehatan, serta kegiatan sosial yang dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Majelis Taklim Al Firdaus tidak hanya menjadi wadah pengajian, tetapi juga menjadi penggerak dan mitra pemerintah dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, sambutan Bupati Tubaba yang disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Tubaba, Untung Budiono, S.Sos., M.H., menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap keberadaan Pokja MT Al Firdaus sebagai mitra strategis dalam pembinaan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, Pokja MT Al Firdaus diharapkan mampu menjadi pusat syiar Islam yang sejuk, memperkuat toleransi, serta turut menggerakkan pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat.
Pemerintah daerah juga menekankan agar keberadaan Pokja MT Al Firdaus tidak diposisikan sebagai pesaing bagi majelis taklim maupun organisasi keagamaan yang telah ada.
“Organisasi ini bukan bertujuan menyaingi majelis taklim yang sudah ada, melainkan berfungsi sebagai ‘Rumah Besar’ yang merangkul, memotivasi, dan membimbing seluruh majelis taklim serta ormas keagamaan di Kabupaten Tubaba,” jelasnya.
Dengan dikukuhkannya pengurus Pokja MT Al Firdaus tingkat kecamatan se-Kabupaten Tubaba, sinergi antara majelis taklim, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan semakin kuat.
Keberadaan organisasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kegiatan keagamaan, tetapi juga berkontribusi dalam pembinaan keluarga, pemberdayaan masyarakat, penguatan sosial, serta mendukung pembangunan daerah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tubaba.












