PANARAGAN — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mematangkan pelaksanaan Program Bantuan Pangan Beras Bulog alokasi Juli–September 2026 guna memastikan penyalurannya berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan.
Hal tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tubaba, Eri Budi Santoso, S.Sos., M.H., di Ruang Rapat Asisten II, Selasa (1/9/2026).
Dalam arahannya, Eri menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antarperangkat daerah maupun pihak terkait. Menurutnya, seluruh tahapan program, mulai dari pendataan hingga penyaluran, perlu mendapat perhatian agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang menjadi sasaran.
“Pelaksanaan program bantuan pangan ini perlu dipastikan berjalan dengan baik, mulai dari pendataan, koordinasi, hingga proses penyaluran kepada masyarakat penerima. Kita ingin bantuan pemerintah dapat diterima tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Eri.
Ia juga meminta pihak terkait memperkuat koordinasi serta melakukan pemantauan terhadap proses penyaluran di lapangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi berbagai kendala sekaligus memastikan distribusi bantuan berjalan sesuai rencana.
Program Bantuan Pangan Beras Bulog alokasi Juli–September 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Selain mendukung masyarakat yang membutuhkan, program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan.
Dalam rapat tersebut turut dibahas sejumlah hal teknis, termasuk koordinasi antarinstansi dan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mendukung kelancaran penyaluran bantuan pangan beras di wilayah Tubaba.
Pemkab Tubaba menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan program bantuan pemerintah agar berlangsung efektif, transparan, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat penerima.












