PANARAGAN — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melantik dan mengambil sumpah jabatan sembilan Penjabat (Pj) Kepalo Tiyuh di sejumlah kecamatan, Selasa (22/9/2026).
Pelantikan dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tubaba, Untung Budiono, S.Sos., M.H., mewakili pimpinan daerah. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Asisten I dan dihadiri para camat, rohaniawan serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tubaba.
Sembilan Pj Kepalo Tiyuh yang dilantik dan diperpanjang masa jabatannya yakni Pj Kepalo Tiyuh Suka Jaya, Kecamatan Gunung Agung; Pj Kepalo Tiyuh Indraloka I dan Sido Agung, Kecamatan Way Kenanga; Pj Kepalo Tiyuh Kagungan Ratu Agung, Karta Raya, Gading Kencana dan Karta Tanjung Selamat, Kecamatan Tulang Bawang Udik; Pj Kepalo Tiyuh Marga Asri, Kecamatan Tulang Bawang Tengah; serta Pj Kepalo Tiyuh Toto Katon, Kecamatan Batu Putih.
Dalam arahannya, Untung Budiono menegaskan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan bagian dari amanat peraturan perundang-undangan untuk memastikan keberlangsungan pemerintahan sekaligus menjaga legalitas kepemimpinan di tingkat tiyuh.
Menurutnya, meskipun masa tugas Pj Kepalo Tiyuh bersifat sementara, proses pelantikan tetap harus dilaksanakan secara resmi sebagai bentuk penghormatan terhadap tata pemerintahan dan amanah masyarakat.
«“Meskipun masa jabatan seorang penjabat kepalo tiyuh relatif singkat, pengambilan sumpah melalui upacara resmi ini adalah bentuk penghormatan terhadap konstitusi dan kedaulatan rakyat. Tata ketatanegaraan di tingkat daerah harus terus kita jalankan dengan benar dan tertib,” ujar Untung.»
Ia mengatakan pelantikan sengaja dilaksanakan secara sederhana dan efisien, namun tetap mengedepankan aspek kebersamaan dan kekhidmatan.
Tiga Pesan untuk Pj Kepalo Tiyuh
Dalam kesempatan itu, Untung menyampaikan tiga hal yang perlu menjadi perhatian para Pj Kepalo Tiyuh.
Pertama, menjaga keberlanjutan dan stabilitas pemerintahan. Para Pj yang sebagian berlatar belakang Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta mampu menjaga soliditas pemerintahan di wilayah masing-masing, memimpin aparatur tiyuh serta merangkul seluruh elemen masyarakat.
Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pj Kepalo Tiyuh diminta menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, transparan dan tidak diskriminatif.
“Pelayanan yang ramah dan transparan harus menjadi standar di setiap kantor tiyuh,” tegasnya.
Ketiga, mendorong percepatan pembangunan daerah. Memasuki penghujung tahun anggaran 2026, para Pj diminta segera mengevaluasi sekaligus mengawal dokumen Rencana Kerja Pemerintah Tiyuh (RKPT) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Tiyuh (APB Tiyuh).
Penggunaan dana transfer desa juga diminta dilakukan sesuai ketentuan dan peruntukan agar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pemkab Perjuangkan Siltap Aparatur Tiyuh
Pada bagian lain, Untung turut memberikan penjelasan terkait dinamika informasi mengenai penghasilan tetap (Siltap) aparatur tiyuh.
Ia menegaskan pemerintah daerah terus melakukan upaya dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kebutuhan alokasi anggaran, termasuk untuk memastikan hak aparatur tiyuh tetap terpenuhi dan pembangunan daerah dapat berjalan.
“Pemerintah kabupaten menaruh harapan besar kepada kawan-kawan Pj. Kepalo Tiyuh yang dilantik hari ini untuk menjadi barometer good governance di wilayahnya masing-masing. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan tiyuh dan Kabupaten Tubaba,” pungkas Untung.












