Uncategorized

Pemkab Tubaba Matangkan Verval KDKMP Tahap II, Tim Mulai Turun Lapangan 21 September

×

Pemkab Tubaba Matangkan Verval KDKMP Tahap II, Tim Mulai Turun Lapangan 21 September

Sebarkan artikel ini

PANARAGAN — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mematangkan pelaksanaan Verifikasi dan Validasi (Verval) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahap II. Tim dijadwalkan mulai melakukan peninjauan lapangan pada Senin, 21 September 2026.

Persiapan pelaksanaan Verval tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Jumat (18/9/2026).

Rapat diikuti jajaran perangkat daerah dan pihak terkait yang akan terlibat dalam pelaksanaan Verval. Pembahasan mencakup mekanisme, tahapan pelaksanaan, pembagian tugas, serta kesiapan data dan dokumen sebelum tim melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

Iwan Mursalin mengatakan, Verval dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara data yang tercatat di kementerian dengan kondisi faktual di lapangan.

“Pada prinsipnya, verifikasi dan validasi ini berkaitan dengan kelengkapan dokumen serta keberadaan barang atau aset di lapangan. Jadi, kita memastikan apakah bangunan atau barang tersebut benar-benar ada dan sesuai dengan data yang tercatat,” ujar Iwan.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan pemeriksaan atau audit secara menyeluruh. Pengecekan dilakukan menggunakan daftar periksa atau checklist untuk memastikan keberadaan objek sekaligus kelengkapan dokumen pendukung.

“Ini bukan pemeriksaan atau audit secara menyeluruh. Sifatnya lebih kepada checklist, memastikan keberadaan objek dan kelengkapan dokumen pendukungnya,” jelasnya.

Pemkab Tubaba selanjutnya akan menyusun jadwal peninjauan terhadap lokasi yang menjadi sasaran Verval. Pengecekan tersebut mencakup kesesuaian antara laporan pembangunan yang telah dinyatakan mencapai 100 persen dengan kondisi fisik sebenarnya di lapangan.

Koperindag Pastikan Kesiapan Data dan Tim

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Tubaba, Achmad Nazaruddin, S.I.P., M.I.P., mengatakan Verval KDKMP merupakan salah satu tahapan yang harus dilaksanakan sebelum proses selanjutnya berjalan.

Menurut Achmad, pelaksanaan Verval mengacu pada ketentuan Kementerian Koperasi, termasuk pedoman teknis terkait verifikasi dan validasi pembangunan fisik serta kelengkapan operasional KDKMP.

“Pemerintah daerah diberikan tugas untuk melaksanakan verifikasi dan validasi di lapangan. Karena itu, kita perlu menyamakan persepsi terlebih dahulu mengenai mekanisme, tahapan, serta dokumen yang harus disiapkan,” kata Achmad.

Ia menjelaskan, tim akan mencocokkan data administrasi dengan kondisi fisik di lapangan. Pengecekan meliputi keberadaan bangunan, sarana dan prasarana, barang yang tercatat dalam data, serta dokumen pendukung.

“Yang kita pastikan adalah keberadaan bangunan, sarana dan prasarana, maupun barang yang tercatat dalam data. Selain itu, kita juga melihat kelengkapan dokumen pendukungnya,” ujarnya.

Achmad menambahkan, koordinasi dengan seluruh pihak terkait terus dilakukan guna memastikan data dan dokumen yang diperlukan telah tersedia sebelum tim melaksanakan peninjauan lapangan.

Tim Mulai Turun 21 September

Sebagai tindak lanjut rapat persiapan, Tim Verval KDKMP Tahap II dijadwalkan mulai turun ke lapangan pada Senin (21/9/2026).

Peninjauan tahap awal dipusatkan di Kecamatan Tulang Bawang Tengah dengan sasaran KDKMP Panaragan Jaya dan KDKMP Tirta Kencana.

Tim akan melihat langsung kondisi bangunan, sarana dan prasarana, serta barang yang tercatat dalam data. Hasil pengecekan kemudian dicocokkan dengan dokumen dan laporan yang telah disampaikan sebelumnya.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari tahapan faktual Verval KDKMP Tahap II. Hasil pengecekan lapangan selanjutnya akan menjadi bahan penyusunan berita acara verifikasi dan validasi sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Melalui pelaksanaan Verval tersebut, Pemkab Tubaba berupaya memastikan data administrasi dan kondisi faktual KDKMP memiliki kesesuaian, sekaligus memastikan proses verifikasi berjalan terkoordinasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing unsur yang terlibat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *