Uncategorized

Operasi Pasar Murah Digelar di Mulya Asri, Pemkab Tubaba Tekan Harga dan Kendalikan Inflasi

×

Operasi Pasar Murah Digelar di Mulya Asri, Pemkab Tubaba Tekan Harga dan Kendalikan Inflasi

Sebarkan artikel ini

PANARAGAN — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Eri Budi Santoso, S.Sos., M.H., membuka Operasi Pasar Murah dan Gerakan Serentak Penetrasi Pasar dalam rangka pengendalian inflasi daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Pasar Mulya Asri, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat.

Dalam kegiatan itu, sejumlah komoditas pangan strategis disediakan dengan harga yang telah ditetapkan. Komoditas tersebut meliputi Beras SPHP sebanyak 4 ton dengan harga Rp58.000 per 5 kilogram, MinyaKita sebanyak 200 dus dengan harga Rp15.500 per liter, serta Gula Kita sebanyak 62 kilogram dengan harga Rp17.500 per kilogram.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tubaba, Eri Budi Santoso, mengatakan operasi pasar murah merupakan bentuk sinergi pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi daerah.

> “Melalui operasi pasar murah ini, pemerintah berupaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat dan sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Eri.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Tubaba, Achmad Nazarudin, S.IP., M.IP., mengatakan komoditas yang disediakan merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang diharapkan dapat membantu menjaga daya beli.

“Komoditas yang disediakan dalam operasi pasar murah ini merupakan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang diharapkan dapat membantu menjaga daya beli. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari gerakan serentak penetrasi pasar dalam rangka pengendalian inflasi di daerah,” ungkapnya.

Sertifikat Halal Diserahkan kepada Pelaku Usaha RPH

Usai pembukaan operasi pasar murah, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat halal kepada pelaku usaha peternakan, khususnya Rumah Potong Hewan (RPH).

Sertifikasi halal tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pemenuhan standar pengelolaan usaha sekaligus memberikan jaminan kepada masyarakat terhadap produk pangan asal hewan yang dikonsumsi.

Pemerintah Kabupaten Tubaba berharap sertifikasi halal dapat mendorong pelaku usaha RPH meningkatkan standar pengelolaan, khususnya dalam proses penyediaan pangan asal hewan yang memenuhi ketentuan kehalalan dan memberikan kepastian bagi konsumen.

Pemkab Tubaba menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menjaga stabilitas harga, ketersediaan bahan pangan, daya beli masyarakat, serta kualitas dan jaminan produk pangan di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *