DaerahLampung Barat

Kebakaran di Gunung Sugih Lampung Barat, Penjual Air Druman Mendadak Jadi Pahlawan

×

Kebakaran di Gunung Sugih Lampung Barat, Penjual Air Druman Mendadak Jadi Pahlawan

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG BARAT– Kebakaran kembali terjadi di Pekon Gunung Sugih, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, pada Kamis (25/4). Insiden ini menghanguskan rumah milik Azwawi, Api diduga bermula dari lantai dua rumah tersebut sekitar pukul 11.30 WIB.

Maznan, saudara korban, menjelaskan bahwa api api berasal dari rumah bagian belakang dan dengan cepat menghanguskan rumah panggung tersebut.

“Kami sempat menyelamatkan beberapa barang di lantai satu, tetapi lantai dua sulit ditolong karena titik apinya berasal dari sana,” ujarnya.

Saksi menjelaskan, dikarenakan matrial rumah terbuat dari kayu menyebabkan api cepat membesar, sehingga sangat sulit bagi warga menyelamatkan barang- yang berad di dalam rumah.

“Sangat sedikit barang-barang ya bisa di selamatkan karna rumah bagian atas terbuat dari kayu dan dalam keadaan terkunci,” ujarnya.

Tim Damkar Lampung Barat kecamatan dikerahkan menuju lokasi, tapi karena ada kendala teknis sehingga tidak bisa langsung memadamkan api yang sudah menghanguskan rumah bagian atas.

Namun beruntung saat kejadian ada penjual air menggunakan drum yang sedang melintas di sekitar lokasi kebakaran sehingga dapat membantu memadamkan api yang hampir merembet rumah warga lainnya.

“Saat kejadian saya sedang mengisi salah satu depot air minum, tiba-tiba ada mobil pemadam kebakaran lewat, saya di beritahu ada kebakaran di Gunung Sugih, tanpa pikir panjang saya langsung kelokasi bersama kru damkar,” ujar Sony, salah satu penjual air.

Api berasil dipadamkan satu jam kemudian setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran di kerahkan di lokasi dibantu lima mobil penjual air keliling.

Tak lama setelah kejadian, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dan Wakil Bupati langsung meninjau lokasi kebakaran, untuk menyampaikan bela sungkawa kepada korban.

“Kita harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama dari sisi pencegahan,” tegas Parosil.

Parosil menyampaikan terimakasih kepada masyarakat sekitar dan khususnya kepada penjual air deruman yang sudah turut berjibaku memberi suplai air dalam upaya pemadaman kebakaran yang terjadi terhadap rumah Azwawi tersebut.

“Sa saya ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada masyarakat yang sudah membantu pemadaman api terkhusus saya memberikan apresiasi yang tinggi-tingginya kepada bapak-bapak penjual air Roman yang sudah bantu tim pemadam kebakaran dalam musibah ini,” ungkap Parosil

Ia juga menginstruksikan jajarannya, termasuk camat, peratin, dan Tagana (Taruna Siaga Bencana), untuk lebih sigap menghadapi potensi kebakaran.

“Nanti akan saya kumpulkan seluruh camat dan peratin untuk membicarakan faktor-faktor penyebab terjadinya musibah kebakaran, kemudian akan kita pelajari langkah apa yang harus kita ambil,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian di taksir hingga ratusan jut Rupiah, Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak berwajib. (Arya/Rifaie)