Lampung Timur – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lampung Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kaderisasi dan pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan Program Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) pada tahun 2026. Program tersebut akan tetap menjadi agenda tahunan organisasi dengan pola pelaksanaan berbasis zonasi guna meningkatkan efektivitas pembinaan kader.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua PCNU Lampung Timur, Dardiri Ahmad, saat rapat koordinasi bersama Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Lampung Timur di Pondok Pesantren Darussalamah, Desa Braja Dewa, Kecamatan Way Jepara, Senin (1/6/2026).
Rapat dihadiri Ketua Lakpesdam NU Lampung Timur Muhammad Ali Maksum, Sekretaris Lakpesdam Deni Virawan, serta jajaran pengurus Lakpesdam lainnya.
Dalam arahannya, Dardiri Ahmad mengajak seluruh pengurus untuk kembali meneguhkan semangat khidmah di Nahdlatul Ulama dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab.
“Mari kita mulai kembali dengan bismillahirrahmanirrahim. Kita niatkan khidmah di NU dengan penuh keikhlasan, tanpa rasa khawatir. Apa pun tugasnya, kita jalankan sebagai bentuk pengabdian,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan PD-PKPNU tetap mengacu pada hasil Musyawarah Kerja (Musker) PCNU yang menetapkan program tersebut sebagai agenda rutin setiap tahun. Namun, pelaksanaannya kini dilakukan melalui enam zona wilayah, tidak lagi di setiap kecamatan.
“Sesuai hasil musker, PD-PKPNU tetap dilaksanakan setiap tahun. Namun, pelaksanaannya kini dibagi menjadi enam zona. Jika ada kecamatan yang mengajukan kegiatan, tentu akan kita jadwalkan,” jelas Dardiri.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan saat ini tinggal menunggu penentuan lokasi dari masing-masing Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) pada setiap zona yang telah ditetapkan.
Selain membahas kaderisasi, Dardiri juga menyoroti pentingnya memperkuat koordinasi antara Lakpesdam PCNU Lampung Timur dengan Lakpesdam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Menurutnya, sinergi yang lebih baik diperlukan agar berbagai program dari tingkat pusat dapat terhubung dan dirasakan manfaatnya hingga daerah.
“Ke depan, kita harus memperkuat koordinasi dengan PBNU, khususnya di bidang Lakpesdam. Selama ini masih ada kegiatan dari pusat yang belum terhubung langsung dengan PCNU,” katanya.
Dardiri menegaskan bahwa Lakpesdam memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat. Karena itu, para pengurus didorong untuk lebih aktif menggali peluang program, baik di bidang sosial, pendidikan, maupun ekonomi.
“Khidmah di NU bukan hanya untuk warga NU semata, tetapi manfaatnya harus dirasakan oleh seluruh masyarakat Lampung Timur,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk bekerja sesuai bidang dan kapasitas masing-masing, serta terus membangun kebersamaan demi kemajuan organisasi.
“Tidak semua harus melakukan hal yang sama. Khidmah itu sesuai dengan kemampuan masing-masing. Yang terpenting, kita berjalan bersama dan saling menguatkan,” ujarnya.
Melalui penguatan kaderisasi dan pemberdayaan masyarakat, PCNU Lampung Timur berharap seluruh program yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas akhlak, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
Menutup arahannya, Dardiri mengajak seluruh peserta rapat untuk senantiasa memohon rida Allah SWT agar setiap langkah pengabdian yang dilakukan membawa keberkahan dan kemudahan.
“Semoga apa yang kita lakukan mendapat rida Allah SWT. Kita diberi kesehatan, rezeki yang halal dan berkah, serta keluarga yang saleh dan salehah,” pungkasnya. (*)












