Lampung Barat

Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siswa Lampung Barat Belajar Daring Dua Hari

×

Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siswa Lampung Barat Belajar Daring Dua Hari

Sebarkan artikel ini

Lampung Barat – Bupati Kabupaten Lampung Barat H. Parosil Mabsus mengikuti arahan Gubernur Lampung terkait Surat Edaran (SE) Nomor 150 tahun 2026 Tentang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) akibat dampak abu vulkanik

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di lakukan dengan jarak jauh atau daring di karenakan debu abu vulkanik anak Gunung Krakatau

Serta memperhatikan dampak abu vulkanik akibat erupsi anak Gunung Krakatau yang berpotensi mengganggu keselamatan dan kesehatan peserta didik di wilayah Kabupaten Lampung Barat

Pada hari senin 07/09/26 sampai dengan Selasa 08/09026. Seluruh siswa siswi di kabupaten Lampung Barat akan di lakukan KBM di lakukan secara daring online

“Bukan berarti di liburkan akan tetapi belajar di rumah selama dua hari, untuk selanjutnya nanti akan di lihat dari perkembangannya apakah akan di lanjutkan dari atau belajar seperti biasanya, “. Ujar Parosil saat di hubungi melalui whatsapp.

Kepala satuan Pendidikan dan guru tetap melaksanakan tugas kedinasan dari sekolah serta memastikan pembelajaran daring tetap efektif

“Untuk memastikan pembelajaran tetap efektif untuk para guru akan tetap masuk kesekolah hanya muridnya saja yang belajar di rumah”. sambungnya parosil

Parosil pun menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Barat agar selalu waspada dengan cuaca seperti ini dampak dari abu vulkanik anak Gunung Krakatau

” Kalau memang tidak terlalu penting jangan berkeliaran di luar rumah kalau memang debu itu masih ada, kalaupun mau keluar rumah harus menggunakan masker, ” . Ibunya

Lanjutanya, kalau di lihat dari jarak memang kabupaten Lampung Barat memeng cukup jauh dari gunung Krakatau, mungkin yang agak berdampak lebih besar daerah pesisir

“Memang kalau dari jarak dari anak Gunung Krakatau kita memang jauh tetapi kita tetap harus waspada terhadap abu vulkanik, “. Tegasnya

Untuk para seluruh satgas kebencanaan baik tingkat kabupaten, tingkat kecamatan, dan tingkat pekon siap siaga dan selalu kordinasi dengan jajaran TNI dan Polri dari masing-masing wilayahnya. pungkas parosil

Aldi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *