PANARAGAN — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Kegiatan berlangsung di Musholla Rumah Dinas Bupati Tubaba, Kamis (27/8/2026), dan dihadiri anggota TP-PKK Kabupaten Tubaba, Ketua Pokja I hingga IV, serta pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tubaba.
Ketua TP-PKK Kabupaten Tubaba, Ny. Novianti Novriwan, mengatakan pengajian rutin mingguan tersebut telah berjalan selama lebih dari satu tahun. Selain menjadi sarana mempererat silaturahmi, kegiatan itu juga menjadi wadah bagi para jemaah untuk menambah dan memperdalam pengetahuan agama.
> “Pengajian rutin mingguan ini telah berjalan selama lebih dari satu tahun. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk bersama-sama menimba ilmu agama,” ujar Ny. Novianti.
Menurutnya, pengajian yang digelar di Musholla Rumah Dinas Bupati Tubaba terbuka bagi masyarakat yang ingin belajar dan memperdalam ilmu agama.
Ia menegaskan, masyarakat tidak harus menunggu undangan khusus untuk mengikuti kegiatan tersebut karena musholla tersebut terbuka bagi jemaah dari berbagai wilayah.
> “Pintu mushola selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar dan mengikuti pengajian. Tidak harus menunggu undangan khusus, karena kita ingin kegiatan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh lebih banyak masyarakat,” katanya.
Ny. Novianti berharap kegiatan keagamaan tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi jemaah, sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat untuk menuntut ilmu agama secara berkelanjutan.
Menurutnya, pemahaman agama diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal dalam menjalani kehidupan.
Sementara itu, tausiyah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut disampaikan Ustadz Sugandi. Dalam tausiyahnya, ia membahas sejumlah sifat Rasulullah SAW yang dapat menjadi teladan umat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi tersebut diharapkan menjadi momentum bagi para jemaah untuk semakin mengenal dan mencintai Rasulullah SAW, sekaligus meneladani akhlak beliau dalam kehidupan bermasyarakat, berkeluarga, maupun dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.












