Lampung Timur – Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti halaman Islamic Center Sukadana, Rabu (10/6/2026) malam. Tangis syukur, pelukan hangat, dan senyum bahagia mewarnai penyambutan 163 jamaah haji asal Kabupaten Lampung Timur yang tergabung dalam Kloter 11 JKG usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Kepulangan para jamaah disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, Rustam Effendi, didampingi Kabag Kesra Yemi Hastarita, jajaran Kementerian Haji dan Umrah, petugas haji, serta keluarga jamaah yang telah menanti sejak sore hari.
Dalam sambutannya, Rustam Effendi yang akrab disapa Bung Tam mengungkapkan rasa syukur karena seluruh jamaah dapat kembali ke daerah asal dalam keadaan sehat dan selamat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji. Semoga seluruh ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan menjadikan Bapak-Ibu sebagai haji dan hajjah yang mabrur,” ujarnya.
Menurutnya, kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan nikmat luar biasa yang tidak dimiliki setiap orang. Karena itu, para jamaah diminta untuk terus mensyukuri kesempatan tersebut dan menjadikan pengalaman spiritual selama di Tanah Suci sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Bapak dan Ibu adalah orang-orang pilihan Allah SWT. Banyak yang ingin berangkat haji namun belum mendapat kesempatan, ada yang sudah siap berangkat tetapi tertunda, bahkan ada yang berangkat namun tidak kembali ke tanah air. Karena itu, syukurilah nikmat ini dan jadikan pengalaman spiritual selama di Tanah Suci sebagai bekal untuk kehidupan yang lebih baik,” katanya.
Pada kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah serta petugas yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji. Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan selama proses keberangkatan hingga pemulangan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh jamaah. Kami juga mohon maaf apabila dalam proses pelayanan masih terdapat kekurangan. Namun kami pastikan seluruh petugas haji dan pemerintah daerah telah berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah,” ungkapnya.
Bung Tam menegaskan bahwa tantangan terbesar setelah pulang dari Tanah Suci adalah menjaga kemabruran haji agar tetap tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
“Mempertahankan kemabruran haji memang lebih sulit. Iman manusia bisa naik dan turun. Karena itu, semoga Bapak-Ibu tetap istiqamah dalam menjalankan ajaran Allah SWT dan menjadi teladan di tengah keluarga maupun masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Kloter 11 JKG, Agus Salim, melaporkan seluruh jamaah asal Lampung Timur yang berjumlah 163 orang berhasil menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali ke tanah air dengan selamat.
“Alhamdulillah seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Lampung Timur dengan selamat. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, keluarga jamaah, serta seluruh petugas yang telah memberikan dukungan selama proses penyelenggaraan ibadah haji,” ujarnya.
Meski sempat menghadapi sejumlah kendala teknis selama berada di Tanah Suci, seluruh jamaah tetap dapat menjalankan ibadah dengan baik berkat dukungan petugas dan pendamping haji.
Kepulangan Kloter 11 JKG menjadi momen penuh makna bagi keluarga yang telah lama menanti. Rasa syukur dan kebahagiaan tampak jelas saat para jamaah kembali berkumpul bersama orang-orang tercinta setelah menempuh perjalanan spiritual yang panjang.
Dengan tibanya Kloter 11 JKG, proses pemulangan jamaah haji asal Kabupaten Lampung Timur Tahun 2026 terus berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia penyelenggara haji. (*)












