Lampung Timur – Tangis haru dan kebahagiaan pecah di halaman Islamic Center Sukadana saat ratusan keluarga menyambut kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Lampung Timur, Senin malam (8/6/2026). Sebanyak 283 jemaah yang tergabung dalam Kloter 9 JKG kembali ke tanah air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Kepulangan para jemaah disambut langsung oleh Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, bersama Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Zainuddin, Ketua PCNU KH Dadiri Ahmad, Ketua Ansor HM Muslih, perwakilan Kementerian Haji dan Umrah, Kabag Kesra Yemi Hastarita, Plt Direktur RSUD KH Ahmad Hanafiah Eva Susanti, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Suasana penuh emosional terlihat ketika para jemaah bertemu kembali dengan keluarga yang telah lama menanti. Pelukan hangat dan air mata bahagia menjadi gambaran rasa syukur atas kepulangan para tamu Allah dalam keadaan selamat.
Dalam sambutannya, Azwar Hadi menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus doa bagi seluruh jemaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan seluruh jajaran, kami mengucapkan selamat datang kembali di tanah air kepada para jemaah haji. Semoga seluruh bapak dan ibu menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh,” ujar Azwar Hadi.
Menurutnya, kemabruran haji hendaknya tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan kualitas ibadah, akhlak, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kami memahami kerinduan bapak dan ibu kepada keluarga selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Semoga pertemuan ini menjadi kebahagiaan yang sempurna dan pengalaman spiritual selama berhaji dapat membawa perubahan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kloter 9 JKG, Muhson Bukhori, melaporkan bahwa kloter tersebut berangkat dari Asrama Haji Bandar Lampung dengan total 442 jemaah, ditambah tiga jemaah mutasi dari Kloter 4 dan 5 JKG.
Ia menjelaskan, seluruh jemaah telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji, mulai dari kegiatan di Madinah, umrah wajib, puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), hingga tawaf wada sebelum meninggalkan Kota Makkah.
Dari total 284 jemaah asal Lampung Timur yang berangkat, sebanyak 283 orang kembali ke tanah air. Satu jemaah dilaporkan meninggal dunia saat berada di Madinah.
“Satu jemaah yang wafat atas nama Misno, warga Desa Negeri Jemanten, Kecamatan Marga Tiga. Almarhum tergabung dalam KBIH Nurussalam Sekampung,” jelas Muhson.
Menurutnya, almarhum telah mendapatkan pendampingan penuh dari petugas kloter hingga proses pemakaman di Pemakaman Baqi, Madinah, setelah disalatkan di Masjid Nabawi. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi juga telah melaksanakan badal haji untuk almarhum.
Muhson turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, panitia penyelenggara, tenaga kesehatan, dan berbagai organisasi Islam yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.
“Alhamdulillah seluruh jemaah yang kembali dalam keadaan sehat. Beberapa jemaah yang membutuhkan penanganan kesehatan langsung dijemput keluarga di Asrama Haji Rajabasa Bandar Lampung agar lebih mudah mendapatkan pelayanan medis,” ungkapnya.
Penyambutan tersebut menjadi penutup perjalanan spiritual para jemaah di Tanah Suci sekaligus awal pengabdian baru di tengah masyarakat. Doa dan harapan pun mengiringi kepulangan mereka agar senantiasa menjaga kemabruran haji serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. (*)












