LAMPUNG BARAT — Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengaku kecewa saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Puskesmas Lombok Seminung, Jumat (25/9/2026).
Dalam sidak tersebut, Parosil menemukan sejumlah pegawai tidak berada di tempat saat jam kerja. Selain persoalan kedisiplinan, kondisi sejumlah ruangan dan lingkungan puskesmas juga menjadi sorotan karena dinilai tidak tertata dan kurang terawat.
Parosil didampingi Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin saat meninjau langsung sejumlah bagian Puskesmas Lombok Seminung.
Dari hasil pemeriksaan, beberapa pegawai disebut tidak berada di lokasi saat jam kerja. Parosil meminta pihak puskesmas melakukan pendataan dan memastikan alasan ketidakhadiran masing-masing pegawai.
“Untuk pegawai yang tidak ada di tempat saat jam kerja tanpa keterangan ini akan dilakukan peneguran,” tegas Parosil di hadapan Kepala Puskesmas.
Ia juga meminta agar seluruh pegawai yang tidak berada di kantor dicatat secara jelas, termasuk mereka yang meninggalkan tempat kerja untuk keperluan pribadi maupun pegawai yang belum datang.
“Tolong dicek dan diabsen satu per satu siapa saja yang tidak ada di kantor di saat jam kerja. Tolong dicatat namanya, baik pergi ke pasar, nayuh, ada keperluan, atau ada yang belum datang. Dibuat semua tanpa keterangan,” ujarnya.
Selain mengecek kedisiplinan pegawai, Parosil menyoroti kondisi lingkungan Puskesmas Lombok Seminung. Ia menemukan rumput tumbuh cukup tinggi di sejumlah bagian, termasuk area depan dan belakang fasilitas kesehatan.
“Saya tidak mau melihat penataan ruang seperti ini, apalagi rumput di sekitar puskesmas ini sangat serut,” ujar Parosil dengan nada kecewa.
Penataan sejumlah ruangan juga menjadi perhatian. Parosil menilai ruang laboratorium terlihat kotor dan perlu segera dibenahi.
Ia juga meminta ruang rawat inap (ranap) ditata kembali, area tempat oksigen dibersihkan dan ditata, serta ruang pasca-bersalin tidak digunakan seperti gudang.
“Ruangan laboratorium sangat jorok, ruang rawat inap (ranap) perlu ditata, tempat oksigen berantakan, ruang pasca bersalin persis gudang. Ini apa tidak pernah dirawat, apa gimana,” tegasnya.
Dalam sidak tersebut, beberapa hal yang menjadi catatan Bupati antara lain kondisi parkir kendaraan yang dinilai menghalangi akses pengunjung, rumput di area depan dan belakang puskesmas, serta penataan ruang pendaftaran.
Selain itu, Parosil menyoroti kondisi ruang laboratorium, ruang rawat inap, tempat penyimpanan oksigen, ruang pasca-bersalin, hingga kendaraan ambulans yang disebut berada dalam posisi standby di puskesmas.
Persoalan kedisiplinan pegawai juga menjadi perhatian khusus. Parosil meminta absensi dilakukan secara tertib terhadap pegawai yang tidak berada di tempat selama jam kerja tanpa keterangan.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Lombok Seminung terkait hasil sidak tersebut telah dilakukan wartawan, namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan respons.
Hasil sidak tersebut menjadi catatan bagi pengelola Puskesmas Lombok Seminung untuk segera membenahi kedisiplinan pegawai, kebersihan lingkungan serta penataan fasilitas pelayanan kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.(Aldi)












