DaerahPesisir Barat

Wabup Pesibar Buka Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak

×

Wabup Pesibar Buka Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak

Sebarkan artikel ini

PESISIR BARAT — Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., menghadiri sekaligus membuka Sosialisasi Strategi Daerah Pencegahan Perkawinan Anak di Kabupaten Pesisir Barat, yang digelar melalui Zoom Meeting di Ruang Batu Gukhi, Lantai 1 Gedung Marga Sai Batin, Komplek Pemkab Pesibar, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Pesibar, Irhamudin, S.K.M., M.M., serta diikuti oleh para anggota Perkumpulan DAMAR.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pesibar, Irawan Topani, menegaskan bahwa pencegahan perkawinan usia anak, khususnya di bawah 19 tahun, merupakan langkah strategis dalam menjaga kualitas sumber daya manusia, kesehatan ibu dan anak, keberlanjutan pendidikan, serta pembangunan daerah secara menyeluruh.

“Anak-anak seharusnya tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensi dirinya. Bukan justru dihadapkan pada tanggung jawab besar yang belum siap mereka emban,” kata Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat untuk mendukung penuh penyusunan serta penerapan Peraturan Bupati dan Dokumen Strategi Daerah Pencegahan Perkawinan Anak sebagai pedoman bersama dalam upaya pencegahan, penanganan, hingga monitoring yang berkelanjutan.

“Dokumen strategi ini penting sebagai acuan bersama agar langkah pencegahan perkawinan anak dapat dilakukan secara sistematis, terukur, dan berkesinambungan,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Wakil Bupati berharap terbangun kesadaran dan komitmen kolektif seluruh pemangku kepentingan dalam melindungi anak-anak Pesibar agar tumbuh sehat, berpendidikan, dan memiliki masa depan yang cerah.

“Keberhasilan upaya ini sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, maupun keluarga. Saya mengajak seluruh elemen untuk bersinergi mewujudkan pencegahan perkawinan anak yang efektif dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak,” pungkas Wakil Bupati, Irawan Topani. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *