DaerahLampung Utara

LLI Lampung Utara Desak Audit Hiswana Terkait Mahal Harga Gas Elpiji 3 Kg

×

LLI Lampung Utara Desak Audit Hiswana Terkait Mahal Harga Gas Elpiji 3 Kg

Sebarkan artikel ini

Lampung Utara – Ramainya video di media sosial terkait pengakuan masyarakat di hadapan Bupati Lampung Utara saat kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Abung Barat, mengungkap fakta mahalnya harga gas elpiji 3 kg yang dijual Rp28 ribu per tabung.

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Laskar Lampung Indonesia (LLI) Kabupaten Lampung Utara, Adi Candra, menyampaikan kegeramannya.

“Iya, kita pasti geram dengan perbuatan oknum-oknum mafia yang tak pernah usai dan seakan ada pembiaran dalam hal ini. Kita mendesak Gubernur Lampung dan Kapolda Lampung untuk melakukan audit secara mendalam terhadap Hiswana provinsi maupun kabupaten. Seperti apa peran mereka dalam mengawasi, dan bagaimana data penyaluran gas bersubsidi terhadap masyarakat yang seharusnya menerima,” tegas Adi Candra, Sabtu (13/09/25).

Ia mempertanyakan adanya dugaan permainan di internal Hiswana terkait kuota maupun distribusi gas elpiji subsidi.
“Apakah ada dugaan main mata antar anggota Hiswana dengan para pengurusnya? Persoalan ini bukan lagi hal biasa, melainkan persoalan luar biasa yang harus dibongkar agar publik mengetahui siapa dalangnya. Jangan seakan Hiswana lepas tanggung jawab ketika ada masalah seperti ini, padahal visi misi Hiswana jelas ada poin mengawal pendistribusian agar tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, saat awak media mencoba meminta penjelasan dengan mengirimkan tautan berita kepada salah satu pengurus Hiswana provinsi, pesan tersebut justru dibalas dengan gambar karikatur pegawai Pertamina bertuliskan “SIP”.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi baik dari Hiswana Kabupaten maupun Hiswana Provinsi terkait tindak lanjut dan langkah tegas mereka dalam menangani persoalan ini.